Kata-kata bijak Luqmanul hakim.
Bagian
5
*Wahai anakku, aku menasehati engkau dengan sifat-sifat, yang apabila engkau berpegang teguh dengannya niscaya engkau selalu menjadi orang terhormat, yaitu bentangkanlah sifat bijakmu kepada ornang yang dekat maupun yang jauh darimu, janganlah engkau perlihatkan kebodohanmu terhadap orang yang jujur maupun terhadap orang yang culas dan khianat, bersilaturahmilah terhadap kaum kerabatmu, peliharalah teman-temanmu jangan sampai menerima orang yang berbuat jahat, yang menginginkan kerusakanmu dan bermaksud menipumu dan jadikanlah teman-temanmu tergolong orang-orang yang apabila engkau berpisah dengan mereka dan mereka berpisah denganmu engkau tidak mengemukakan cacat mereka dan sebaliknya mereka pula tisak mengungkapkan cacatmu*
Bagian
Wednesday, April 6, 2016
Kata-kata bijak Luqmanul hakim. Bagian 4
Kata-kata bijak Luqmanul hakim.
Bagian
4
*Wahai anakku, apabila terdapat pada diri seseorang lima hal: agama,harta, sifat malu,baik budi dan dermawan, maka ia seorang bersih lagi taqwa, menjadi kekasih Allah dan lepas dari gangguan setan*
Bagian
4
*Wahai anakku, apabila terdapat pada diri seseorang lima hal: agama,harta, sifat malu,baik budi dan dermawan, maka ia seorang bersih lagi taqwa, menjadi kekasih Allah dan lepas dari gangguan setan*
Kata-kata bijak Luqmanul hakim. Bagian 3
Kata-kata bijak Luqmanul hakim.
Bagian
3
*Wahai anakku,sebagaimana engkau tidur, demikianlah engkau mati dan sebagai mana engkau bangun, demikianlah engkau dibangkitkan kelak. Beramalah engkau dengan amal shalih, niscaya engkau tidur dan bangun seperti penganten baru, dan janganlah beramal dengan amal yang buruk, sebab engkau akan tidur dan bangun dengan ketakutan, seperti orang yang dikejar-kejar penguasa untuk di bunuh*
Sumber: Buku berjudul pesan-pesan bijak luqmanul hakim
Bagian
3
*Wahai anakku,sebagaimana engkau tidur, demikianlah engkau mati dan sebagai mana engkau bangun, demikianlah engkau dibangkitkan kelak. Beramalah engkau dengan amal shalih, niscaya engkau tidur dan bangun seperti penganten baru, dan janganlah beramal dengan amal yang buruk, sebab engkau akan tidur dan bangun dengan ketakutan, seperti orang yang dikejar-kejar penguasa untuk di bunuh*
Sumber: Buku berjudul pesan-pesan bijak luqmanul hakim
Sunday, April 3, 2016
Minum Air per hari. Harus berapa gelas?
Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?
Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?
Penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air setiap orang bergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan, seberapa aktif aktifitas Anda, dan lingkungan tempat Anda tinggal. Meskipun tidak ada rumus tunggal yang cocok untuk semua orang, mengetahui seberapa besar kebutuhan tubuh Anda akan cairan, dapat membantu Anda memperkirakan berapa banyak air yang perlu Anda minum tiap harinya.
Setiap harinya, manusia kehilangan cairan tubuh melalui pernafasan, urin dan feces (kotoran). Agar tubuh dapat bekerja dengan baik, Anda harus mengisi persediaan air tersebut dengan cara mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung air.
Jadi seberapa banyakkah Anda harus mengonsumsi air setiap hari? Secara umum, para dokter manganjurkan Anda untuk meminum 8-9 cangkir per hari. Berikut penjelasan kalkulasi jumlah tersebut :
Pendekatan 'pergantian'
Rata-rata orang dewasa mengeluarkan urin sebanyak 1,5 liter (6,3 cangkir) per hari. Anda kehilangan hampir sekitar 4 cangkir air putih setiap harinya, melalui pernafasan, keringat dan pergerakan usus. Sedangkan makanan biasanya menyumbang 20 persen dari total asupan cairan. Jika Anda mengonsumsi 2 liter air atau minuman lainnya dalam sehari (kurang lebih 8 cangkir), maka Anda telah menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Delapan 8 ons gelas setiap hari
Pendekatan lainnya adalah konsep “Aturan 8x8”. Aturan ini menyatakan untuk meminum delapan 8 ons gelas cairan setiap hari (sekitar 1,9 liter), karena seluruh cairan dapat dihitung terhadap total harian. Meskipun pendekatan ini tidak didukung oleh kajian ilmiah, banyak orang tetap menggunakannya sebagai pedoman.
Rekomendasi harian
Institute of Medicine menyarankan pria untuk mengonsumsi 3 liter (13 gelas) dari jumlah minuman setiap harinya, sedangkan perempuan sebaiknya mengonsumsi 2,2 liter (sekitar 9 gelas) dari jumlah minuman setiap harinya.
Terlepas dari pendekatan di atas, jika Anda minum cukup cairan sehingga Anda jarang merasa haus dan memproduksi 1,5 liter (6,3 cangkir) serta warna urin tampak normal, itu berarti asupan cairan Anda memadai. Jika Anda khawatir akan hal tersebut, segera cek dengan dokter atau ahli diet terdaftar.
Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?
Penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air setiap orang bergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan, seberapa aktif aktifitas Anda, dan lingkungan tempat Anda tinggal. Meskipun tidak ada rumus tunggal yang cocok untuk semua orang, mengetahui seberapa besar kebutuhan tubuh Anda akan cairan, dapat membantu Anda memperkirakan berapa banyak air yang perlu Anda minum tiap harinya.
Setiap harinya, manusia kehilangan cairan tubuh melalui pernafasan, urin dan feces (kotoran). Agar tubuh dapat bekerja dengan baik, Anda harus mengisi persediaan air tersebut dengan cara mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung air.
Jadi seberapa banyakkah Anda harus mengonsumsi air setiap hari? Secara umum, para dokter manganjurkan Anda untuk meminum 8-9 cangkir per hari. Berikut penjelasan kalkulasi jumlah tersebut :
Pendekatan 'pergantian'
Rata-rata orang dewasa mengeluarkan urin sebanyak 1,5 liter (6,3 cangkir) per hari. Anda kehilangan hampir sekitar 4 cangkir air putih setiap harinya, melalui pernafasan, keringat dan pergerakan usus. Sedangkan makanan biasanya menyumbang 20 persen dari total asupan cairan. Jika Anda mengonsumsi 2 liter air atau minuman lainnya dalam sehari (kurang lebih 8 cangkir), maka Anda telah menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Delapan 8 ons gelas setiap hari
Pendekatan lainnya adalah konsep “Aturan 8x8”. Aturan ini menyatakan untuk meminum delapan 8 ons gelas cairan setiap hari (sekitar 1,9 liter), karena seluruh cairan dapat dihitung terhadap total harian. Meskipun pendekatan ini tidak didukung oleh kajian ilmiah, banyak orang tetap menggunakannya sebagai pedoman.
Rekomendasi harian
Institute of Medicine menyarankan pria untuk mengonsumsi 3 liter (13 gelas) dari jumlah minuman setiap harinya, sedangkan perempuan sebaiknya mengonsumsi 2,2 liter (sekitar 9 gelas) dari jumlah minuman setiap harinya.
Terlepas dari pendekatan di atas, jika Anda minum cukup cairan sehingga Anda jarang merasa haus dan memproduksi 1,5 liter (6,3 cangkir) serta warna urin tampak normal, itu berarti asupan cairan Anda memadai. Jika Anda khawatir akan hal tersebut, segera cek dengan dokter atau ahli diet terdaftar.
Kenapa Ormas Bermasalah apakah bisa di bubarkan???
judul asli
Mendagri: Ormas Pemuda Bentrok Tak Bisa Langsung Dibubarkan
Liputan6.com, Jakarta - Kerusuhan yang terjadi antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Medan, Sumatera Utara, pada 31 Januari 2016 sempat membuat suasana kota mencekam. Kerusuhan tersebut menyebabkan 2 orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Berbagai reaksi pun bermunculan, sebagian kalangan meminta agar pemerintah bertindak tegas terhadap organisasi kepemudaan yang kerap melakukan tawuran berujung kerusuhan. Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai, kerusuhan yang terjadi bukan disebabkan oleh organisasi.
"Dari kacamata Kemendagri dan yang saya pahami, yaitu perkelahian itu kan sudah berkali-kali. Urusan lapak, urusan senggol-senggolan. Tapi kan ormasnya enggak salah, oknumnya yang salah," ucap Mendagri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 2 Februari 2016.
Menurut Tjahjo, ormas Pemuda Pancasila yang terlibat keributan merupakan organisasi skala nasional yang punya pengurus di daerah. Sementara IPK hanya tercatat di provinsi.
Tjahjo menyebut peristiwa itu terjadi dalam skala lokal dan hanya terjadi Medan. Sementara, hubungan antara PP dan IPK di wilayah lainnya tetap berjalan dengan baik.
"Sekarang kalau ada pertanyaan kenapa nggak dibubarkan? Atas usulan siapa? Ya kalau yang salah ya ditindak sesuai undang-undang oleh kepolisian. Kecuali sudah ada rencana atas nama ormas. Ini enggak kok, ormas sifatnya nasional. Yang kelahi hanya di Medan, yang di Siantar daerah lain enggak ada apa-apa," ucap Tjahjo.
Kendati enggan menyalahkan ormas, namun Tjahjo mengatakan pihaknya dapat menindak ormas yang dianggap bermasalah dan kerap memicu aksi kerusuhan. Namun untuk menindak ormas, mempunyai tahapan-tahapan yang harus di lalui dan tidak langsung membubarkan begitu saja.
"Tidak bisa langsung dibubarkan, ada tahapan, peringatan tertulis, lisan dan seterusnya," kata Tjahjo.
Meski begitu, Tjahjo belum bisa memastikan apakah Ormas PP dan IPK akan mendapatkan sanksi. "Tunggu lah, kami ini masih di kepolisian," ujar Tjahjo.
Akibat bentrok Sabtu kemarin, 2 orang dinyatakan tewas yaitu Onang Hutabarat dan Roy Silaban, 1 jenazah telah dipulangkan ke rumah duka, sedangkan satu korban lagi masih menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Mendagri: Ormas Pemuda Bentrok Tak Bisa Langsung Dibubarkan
Liputan6.com, Jakarta - Kerusuhan yang terjadi antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Medan, Sumatera Utara, pada 31 Januari 2016 sempat membuat suasana kota mencekam. Kerusuhan tersebut menyebabkan 2 orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Berbagai reaksi pun bermunculan, sebagian kalangan meminta agar pemerintah bertindak tegas terhadap organisasi kepemudaan yang kerap melakukan tawuran berujung kerusuhan. Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai, kerusuhan yang terjadi bukan disebabkan oleh organisasi.
"Dari kacamata Kemendagri dan yang saya pahami, yaitu perkelahian itu kan sudah berkali-kali. Urusan lapak, urusan senggol-senggolan. Tapi kan ormasnya enggak salah, oknumnya yang salah," ucap Mendagri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 2 Februari 2016.
Menurut Tjahjo, ormas Pemuda Pancasila yang terlibat keributan merupakan organisasi skala nasional yang punya pengurus di daerah. Sementara IPK hanya tercatat di provinsi.
Tjahjo menyebut peristiwa itu terjadi dalam skala lokal dan hanya terjadi Medan. Sementara, hubungan antara PP dan IPK di wilayah lainnya tetap berjalan dengan baik.
"Sekarang kalau ada pertanyaan kenapa nggak dibubarkan? Atas usulan siapa? Ya kalau yang salah ya ditindak sesuai undang-undang oleh kepolisian. Kecuali sudah ada rencana atas nama ormas. Ini enggak kok, ormas sifatnya nasional. Yang kelahi hanya di Medan, yang di Siantar daerah lain enggak ada apa-apa," ucap Tjahjo.
Kendati enggan menyalahkan ormas, namun Tjahjo mengatakan pihaknya dapat menindak ormas yang dianggap bermasalah dan kerap memicu aksi kerusuhan. Namun untuk menindak ormas, mempunyai tahapan-tahapan yang harus di lalui dan tidak langsung membubarkan begitu saja.
"Tidak bisa langsung dibubarkan, ada tahapan, peringatan tertulis, lisan dan seterusnya," kata Tjahjo.
Meski begitu, Tjahjo belum bisa memastikan apakah Ormas PP dan IPK akan mendapatkan sanksi. "Tunggu lah, kami ini masih di kepolisian," ujar Tjahjo.
Akibat bentrok Sabtu kemarin, 2 orang dinyatakan tewas yaitu Onang Hutabarat dan Roy Silaban, 1 jenazah telah dipulangkan ke rumah duka, sedangkan satu korban lagi masih menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Kucing dalam pandangan islam
Banyak mitos yang bertebaran di setiap kehidupan kucing mulai dari memiliki 9 nyawa hingga sebagai jelmaan dewa. Seperti yang terjadi pada masa dinasti Fir’aun 3000 tahun yang lalu, kucing amat dipuja karena dianggap sebagai titisan dewa.
Lain di Mesir lain pula di Eropa, di dataran ini kucing dianggap sebagai sihir setan atau pembawa bencana. Tak pelak lagi, pada masa abad kegelapan terjadi pemusnahan besar-besaran terhadap hewan lucu ini, hingga menyebar ke Afrika Utara. Padahal, wabah yang oleh masyarakat saat itu dianggap sebagai kutukan adalah jenis penyakit pes yang diakibatkan oleh meledaknya populasi tikus dan penurunan populasi kucing sebagai predator.
Nabi Muhammad SAW dan Kucing Kesayangannya
Didalam perkembangan peradaban islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan islam.
Nabi Muhammad memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.
Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.
Dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai” (HR. Bukhari).
Tak hanya nabi, istri nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.
Penghormatan Para Tokoh Islam Terhadap Kucing
Pada abad ke-13, sebagai manifestasi penghargaan masyarakat Islam, rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para Khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang. Bahkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya.
Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo, pada masa dinasti Mamluk, Baybars Al Zahir, seorang Sultan yang juga pahlawan garis depan dalam Perang Salib sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan di dalamnya. Tradisi ini telah menjadi adat istiadat di berbagai kota-kota besar negara Islam.
Hingga saat ini, mulai dari Damaskus, Istanbul, hingga Kairo, masih bisa kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat.
Keistimewaan Kucing
Nabi menekankan di beberapa hadits bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.
Kenapa Rasulullah SAW berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?
Fakta Ilmiah 1
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya. Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Fakta Ilmiah 2
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.
Hasil yang Didapatkan
Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.
Komentar Para Dokter Peneliti
Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing.
Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,
Manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)
Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air.
Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
Fakta Ilmiah 3
Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih daripada manusia.
Fakta Ilmiah Tambahan
Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.
Sisa makanan kucing hukumnya suci. Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.
Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah SAW bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R Al Baihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).
Hadits ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah yang menyebabkan mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, kucing peliharaannya.
Lain di Mesir lain pula di Eropa, di dataran ini kucing dianggap sebagai sihir setan atau pembawa bencana. Tak pelak lagi, pada masa abad kegelapan terjadi pemusnahan besar-besaran terhadap hewan lucu ini, hingga menyebar ke Afrika Utara. Padahal, wabah yang oleh masyarakat saat itu dianggap sebagai kutukan adalah jenis penyakit pes yang diakibatkan oleh meledaknya populasi tikus dan penurunan populasi kucing sebagai predator.
Nabi Muhammad SAW dan Kucing Kesayangannya
Didalam perkembangan peradaban islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan islam.
Nabi Muhammad memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.
Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.
Dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai” (HR. Bukhari).
Tak hanya nabi, istri nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.
Penghormatan Para Tokoh Islam Terhadap Kucing
Pada abad ke-13, sebagai manifestasi penghargaan masyarakat Islam, rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para Khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang. Bahkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya.
Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo, pada masa dinasti Mamluk, Baybars Al Zahir, seorang Sultan yang juga pahlawan garis depan dalam Perang Salib sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan di dalamnya. Tradisi ini telah menjadi adat istiadat di berbagai kota-kota besar negara Islam.
Hingga saat ini, mulai dari Damaskus, Istanbul, hingga Kairo, masih bisa kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat.
Keistimewaan Kucing
Nabi menekankan di beberapa hadits bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.
Kenapa Rasulullah SAW berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?
Fakta Ilmiah 1
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya. Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Fakta Ilmiah 2
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.
Hasil yang Didapatkan
Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.
Komentar Para Dokter Peneliti
Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing.
Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,
Manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)
Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air.
Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
Fakta Ilmiah 3
Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih daripada manusia.
Fakta Ilmiah Tambahan
Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.
Sisa makanan kucing hukumnya suci. Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.
Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah SAW bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R Al Baihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).
Hadits ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah yang menyebabkan mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, kucing peliharaannya.
Friday, April 1, 2016
Wisata ke MAJALENGKA
Majalengka
ini adalah foto potensi wisata keindahan alam Kota Majalengka.
Masih banyak lagi tempat wisata di majalengka yang nanti akan saya shear di blog ini atau bisa juga
pantengin terus di facebook nya Majalengka.
yuk ah ke majalengka. Jangan takut ga ada tempat penginapan,makanan,transport. semuanya sudah tersedia di Majalengka.
Subscribe to:
Posts (Atom)
